Tentang lagu
Sebuah patah hati di mana draf pesan yang diputuskan untuk tidak dikirim, seolah hanya bernapas di malam hari. Hati yang goyah pada satu baris yang tak bisa dihapus, ditusuk pelan oleh bisikan Akari Shizune.
Dengarkan & streaming
- Spotify(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- Apple Music(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- YouTube Music(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- Amazon Music(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- LINE MUSIC(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- AWA(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- mora(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- レコチョク(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
- iTunes(Misoushin no Shitagaki) (membuka di tab baru)
Lirik (Bahasa Jepang)
消したはずの通知音が
耳の奥で鳴る
ロック画面の暗さに
私だけが映る
ねえって打って
やめてを繰り返す
未送信の下書きが
息をしてる
強がりのミュート
外せない夜
指先だけが
正直になる
送らないままの言葉が
喉の奥でほどけない
未送信の下書き
消せない消せない
決めたはずなのに
ページを閉じられない
好きの残り香が
まだ私を呼ぶ
友だちの笑い声
遠くに置いて
帰り道の街灯が
やけに優しい
もう大丈夫って
自分に言うけど
涙の順番だけ
守れない
最後の一行
まだ書けない
さよならよりも
ありがとうが痛い
愛した証拠を
消せないまま
送らないままの言葉が
胸の奥でほどけない
未送信の下書き
眠れない眠れない
明日になったら
少し薄れるかな
好きの残り香が
まだ私を呼ぶ
もう送らない
それでも愛した
keshita hazu no tsuuchion ga
mimi no oku de naru
rokku gamen no kurasa ni
watashi dake ga utsuru
nee tte utte
yamete wo kurikaesu
misoushin no shitagaki ga
iki wo shiteru
tsuyogari no myuuto
hazusenai yoru
yubisaki dake ga
shoujiki ni naru
okuranai mama no kotoba ga
nodo no oku de hodokenai
misoushin no shitagaki
kesenai kesenai
kimeta hazu nanoni
peeji wo tojirarenai
suki no nokoriga ga
mada watashi wo yobu
tomodachi no waraigoe
tooku ni oite
kaerimichi no gaitou ga
yake ni yasashii
mou daijoubu tte
jibun ni iu kedo
namida no junban dake
mamorenai
saigo no ichigyou
mada kakenai
sayonara yori mo
arigatou ga itai
aishita shouko wo
kesenai mama
okuranai mama no kotoba ga
mune no oku de hodokenai
misoushin no shitagaki
nemurenai nemurenai
ashita ni nattara
sukoshi usureru kana
suki no nokoriga ga
mada watashi wo yobu
mou okuranai
soredemo aishita
Terjemahan
Suara notifikasi yang seharusnya sudah kuhapus
berdering jauh di dalam telingaku
Di layar kunci yang gelap
hanya bayanganku yang terpantul
Mengetik "hei"
lalu menghapusnya berulang kali
Draf yang tak pernah terkirim
seakan masih bernapas
Kebisuanku yang sok tegar
tak bisa kulepaskan malam ini
Hanya ujung jariku
yang bisa jujur
Kata-kata yang tak pernah kukirim
mengganjal di pangkal tenggorokanku
Draf yang tak pernah terkirim
tak bisa kuhapus, tak bisa kuhapus
Padahal aku telah memutuskannya
tapi aku tak bisa menutup halamannya
Aroma sisa rasa cinta ini
masih terus memanggilku
Gelak tawa teman-teman
kutinggalkan jauh di belakang
Lampu jalanan di arah pulang
entah mengapa terasa begitu lembut
"Aku sudah tidak apa-apa"
kataku pada diri sendiri
Namun hanya urutan jatuhnya air mata
yang tak bisa kuatur
Satu baris terakhir
masih belum bisa kutuliskan
Daripada ucapan selamat tinggal
kata terima kasih terasa lebih menyakitkan
Bukti bahwa aku pernah mencintai
masih tak bisa kuhapuskan
Kata-kata yang tak pernah kukirim
mengganjal jauh di dalam dadaku
Draf yang tak pernah terkirim
aku tak bisa tidur, tak bisa tidur
Bila esok telah tiba
akankah rasa ini sedikit memudar?
Aroma sisa rasa cinta ini
masih terus memanggilku
Takkan pernah kukirim lagi
tapi sungguh, aku pernah mencintaimu